ya Maha.
mengapa purukkanku dalam cinta?
karenanya,aku tak bisa lagi tertawa
aku gulana, pakat tanpa damba
resah, redup tanpa bara
tanpa lagu, tanpa nada, tanpa..
Mu?
emas bagaskara sedang merayu pekat kelam tuk gantikannya naungi hari.
tapi aku disini terperangah oleh dayu,
tersihir oleh sepi.
arca cintaku yang dulu raih angkasa kini runtuh sudah.
dimana para dewa dan apa saja yang mereka kerjakan di nirwana?
ya Maha.
aku terbelenggu. sesuatu diluar jangkauan jiwaku.
dia keruh,
dia kelabu.
biar begitu, dia tetap tidak bisa palingkan putihku dari kemaharajaan maya.
surat wasiat rinduku telah selesai ditulis oleh tinta asa.
akan kusertakan tujuhbelas ribu mawar bening dan secawan air mata jingga.
agar kau mengerti, walau tutur tak beraga.
bahwa sampai kapanun,
padamu,
aku jatuh cinta !
bekasi, 06 october 2004
00:14 at night in my bed..
(well, at least i tried to spill my heart..)
Popular Posts
-
dan hanya saja kau percaya. ternyata, keajaiban itu benar-benar ada. diatas tempat tidurku merindukan rindu 225300 2504...
-
akanku buat keputusan ini walau ber air mata aku akan berusaha tampak seanggun dia dan tetap percaya, ...bahwa kita pernah bahagia...
-
bagaimana persendianku mulai bersatu hingga jadi aku? kuberitahu, puisi yang sesungguhnya adalah apa yang kita bayangkan, seperti kes...
-
senja baru saja hendak pamit pergi dan menyilakan malam kuasai langit yang mulai dirayap hitam, aku disini mulai bosan menunggumu tanpa...
-
bertahanlah, karena kejatuhanmu akan menjatuhkanku lihatlah warni-warna itu. jangan cuma bisa saksi hitam dan putih ada sesuatu yang le...
-
anggrek itu bukan merah jambu, tapi ungu. heran, mengapa aku tak merasa licik sedikitpun karena telah berhasil membohongi mu? midnight....
-
seselesainya wawancara denganmu nanti, aku akan pamit pergi. maaf, tapi aku sudah janji berpindah ke lain hati. 030305midnight. sor...
-
kau dan aku punya masalah kecil. aku mendengar banyak hal luar biasa tentang kau dan dia saling tarik-menarik atom dipinggir ombak. a...
-
memilikimu, membuatku belajar memahami arti pendar mentari di pagi hari dan tak ada yang lebih berharga bagiku, dari obor putih yang k...
-
suaramu menggenangi malamku. melodi diantara degup jantungku yang ritmik dengan gerimis hati kita tak terlalu jauh, namun tak berart...
0 komentar:
Posting Komentar