- carik terakhir luka-
hei..
ya, kau!
siapa lagi yang hatinya begitu berkarat disini selain orang sebusuk,
serendah
serapuh
selain
... dirimu?
rupamu saja begini menyedihkan?
oh, penciptaanmu pasti tidak lain dari sebuah miskalkulasi Tuhan, kan?
dan kau pernah katakan padaku bahwa Dia tak pernah salah?
mungkin sekarang kau bisa membanjiri seluruh kota dengan cahaya airmatamu yang bisa padamkan neraka itu..
apa kau belum dengar, hai "guru besar", bahwa masih banyak didunia ini yang bisa menggurui guru-gurumu!!
apalah arti dari sebuah gelar,
jabat, dan
nama?
baiklah, kau memang dikenali oleh hampir seluruh jagad raya,
wajah dan namamu memang dipajang dan disebut dimana-mana,,
lalu, apa?????
kau tetap tidak ada bagiku.
koma.
titik itu saja
sangat jelas tergambar di gurat-raut wajahmu
bahwa kau menikmati membuat sekelilingmu,,
apa ya katanya?
...menderita?
ah,bukannya 192 bulan lebih dari cukup untukku membuka mata?
bahwa tanpaku,
tanpa kami,
tanpa cinta,
kau...
bukan apa-apa!
oh Tuhan,,
bagaimana harus aku memaparkan nyata ini padamu lagi?
kini, untuk yang ke 768 kali,
kumohon kau sempat luangkan waktu ditengah jengahmu dan dengarkan aku,
bahwa walau dengan semua serepahmu-pun,
tidak ada yang akan berubah.
menangis, meraung, lalu apa?
apakah kau butuh segelas teh hangat agar kau tak lagi... lelah?
berapa lama waktu yang kau butuhkan supaya kau enggan lagi marah?
hanya menegaskan, jika nanti kau semakin mendekati saatnya, pastikan kau memberitahuku ya?
karena asal kau tahu saja, aku juga letih luar biasa.
oh,
kenapa lagi?
apa kau ingin agar lukamu itu aku obati?
seribu maaf, tapi aku sedang sibuk melipur laraku sendiri.
kenapa tak sadar jua?
biar kau bawa nama Tuhan, malaikat, sampai nabi,
terserah!
karena dengan carikan terakhir lukaku ini, aku ingin kau fahami,
bahwa semakin kau ada,
nyata, dan
berkata,
aku, semakin tak peduli!!!!
200809
2611004
(who else could of been more straight about this,huh?)
Popular Posts
-
dan hanya saja kau percaya. ternyata, keajaiban itu benar-benar ada. diatas tempat tidurku merindukan rindu 225300 2504...
-
akanku buat keputusan ini walau ber air mata aku akan berusaha tampak seanggun dia dan tetap percaya, ...bahwa kita pernah bahagia...
-
bagaimana persendianku mulai bersatu hingga jadi aku? kuberitahu, puisi yang sesungguhnya adalah apa yang kita bayangkan, seperti kes...
-
senja baru saja hendak pamit pergi dan menyilakan malam kuasai langit yang mulai dirayap hitam, aku disini mulai bosan menunggumu tanpa...
-
bertahanlah, karena kejatuhanmu akan menjatuhkanku lihatlah warni-warna itu. jangan cuma bisa saksi hitam dan putih ada sesuatu yang le...
-
anggrek itu bukan merah jambu, tapi ungu. heran, mengapa aku tak merasa licik sedikitpun karena telah berhasil membohongi mu? midnight....
-
seselesainya wawancara denganmu nanti, aku akan pamit pergi. maaf, tapi aku sudah janji berpindah ke lain hati. 030305midnight. sor...
-
kau dan aku punya masalah kecil. aku mendengar banyak hal luar biasa tentang kau dan dia saling tarik-menarik atom dipinggir ombak. a...
-
memilikimu, membuatku belajar memahami arti pendar mentari di pagi hari dan tak ada yang lebih berharga bagiku, dari obor putih yang k...
-
suaramu menggenangi malamku. melodi diantara degup jantungku yang ritmik dengan gerimis hati kita tak terlalu jauh, namun tak berart...
0 komentar:
Posting Komentar